Sistem ini dibangun untuk membantu tim dalam mengelola dan menganalisis aktivitas pelabelan pelanggan yang terjadi melalui WhatsApp. Dengan otomatisasi ini, proses pencatatan label menjadi real-time, terdokumentasi, dan mudah dianalisis oleh tim customer service, marketing, dan analis data.
Dalam proses akuisisi pelanggan, WhatsApp sering digunakan sebagai kanal komunikasi utama. Setiap interaksi di dalamnya menyimpan informasi penting seperti:
- Tingkat ketertarikan pelanggan
- Kesiapan untuk membeli
- Kebutuhan atau minat khusus
Sebelumnya, pelabelan kontak dilakukan secara manual, dan data diekspor secara terpisah untuk keperluan analisis. Proses ini rentan terlewat, tidak efisien, dan sulit dipantau secara historis.
Sistem ini bertujuan untuk:
- Mendeteksi otomatis saat ada penambahan atau penghapusan label pada kontak WhatsApp
- Mencatat seluruh aktivitas tersebut ke database internal
- Menyajikan visualisasi data pelabelan dalam dashboard yang mudah dipantau
Dengan sistem ini, tim dapat:
- Melihat siapa saja yang berlabel βGrade Aβ, βGrade Bβ, dst.
- Mengetahui tren pelabelan dari waktu ke waktu
- Menganalisis asal leads berdasarkan label
Agar data tetap relevan dan akurat, sistem mengikuti aturan berikut:
- Hanya memproses chat personal (bukan grup WhatsApp)
- Hanya mencatat label yang masih aktif (label yang sudah dihapus tidak ditampilkan)
- Merekam siapa yang memberi label, kepada siapa, dan kapan waktunya
- CS menambahkan label pada kontak pelanggan di WhatsApp
- Sistem otomatis mendeteksi perubahan tersebut
- Informasi label disimpan dan diperbarui ke database
- Data ditampilkan dalam dashboard visual yang bisa diakses oleh tim
- Tim marketing ingin broadcast hanya ke kontak berlabel βGrade Aβ
- Leader ingin memantau CS mana yang menghasilkan leads berkualitas tinggi
- Tim data ingin tahu kampanye mana menghasilkan leads potensial tertinggi
- Pelabelan jadi konsisten dan real-time
- Meningkatkan efisiensi kerja tim CS dan marketing
- Membantu pengambilan keputusan berbasis data
- Menjadi dasar untuk remarketing dan segmentasi
- Menampilkan performa kampanye berdasarkan distribusi label (per channel iklan)
- Membangun model forecasting untuk memprediksi sebaran label dari kampanye mendatang